Mata Air Karunia

Hampir mustahil terdapat air di tempat yang sangat gersang, namun Siti Hajar tetap berusaha dan memiliki harapan. Berlari menuju safa-marwa, sudah terlihat jelas baginya tidak terdapat air. Namun beliau tetap kembali lagi bolak balik Safa Marwa berkali-kali. Karena hanya itulah yang bisa ia perjuangkan.

Namun tidak ada usaha yang sia-sia di sisi Allah selama niat dan caranya benar. Allah mengaruniakan air di tempat yang berbeda. Allah mengucurkan mata air di tempat kaki Nabi Ismail as.

Tidak ada usaha yang sia-sia selama niat dan caranya baik. Boleh jadi kita berusaha dengan berbagai cara dan seolah tak terlihat hasilnya di sana. Namun kebahagiaan tidak harus lewat dari ikhtiar yang telah kita lakukan. Karena Allah bisa melimpahkan kebahagiaan dari berbagai cara.
Dan biarlah hal tersebut dipasrahkan kepada Allah dimana Dia hendak mengaruniakan kita kesejukan ‘mata air’.
Terserah kepada Allah bagaimana cara Dia melepaskan kita dari dahaga.
Kita hanya diperintahkan untuk melakukan sebaik mungkin apa yang bisa kita lakukan.
Dan biarlah Dia yang menuntun kita untuk menemukan dimana mata air kita berada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s