Kenapa Jangan Pernah Putus Asa

  1.  Manusia diciptakan oleh Allah di dunia ini semata-mata untuk beribadah kepada-Nya. Dan berikhtiar di jalan kebaikan juga ibadah. Kalau belum meninggal, berarti ibadah tetap dilaksanakan semampunya. Kalau belum meninggal, berarti ikhtiar tetep jalan.
  2. Manusia tidak ditugasi untuk menentukan takdir karena hanya Allah yang menentukan. Urusan manusia hanya berdo’a dan beribadah (termasuk ikhtiar) dengan niat karena Allah. Takdir, Allah lah yang mengurusnya dan pasti kita diberikan yang terbaik.
  3. Tidak ada perbuatan sekecil apapun yang disia-siakan oleh Allah, termasuk juga ikhtiar. Apapun hasilnya, terus saja ikhtiar dan perbaiki apa yang perlu diperbaiki karena perbuatan sekecil apapun akan diberi balasan kebaikan yang lebih oleh Allah terutama di akhirat kelak selama niat dan caranya benar.
  4. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Jika Allah menghendaki sesuatu, pastilah terjadi apa yang dikehendaki-Nya tanpa bisa dihalangi siapapun. Jika menciptakan dunia berikut isinya saja terlalu mudah bagi Allah, apalagi hanya membereskan masalah yang kita hadapi, tentu amat mudah bagi-Nya. Kita diberi kesempatan untuk berikhtiar oleh Allah agar semakin banyak pahala yang kita dapatkan dan yang mendapat kebaikannya adalah diri kita sendiri.
  5. Allah senantiasa memperhatikan kita dan tahu persis apa yang sedang kita hadapi. Segalanya terukur sempurna sesuai ketentuan-Nya.
  6. Setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya. Sudah berapa tahun kita hidup dan sudah berapa banyak masalah yang kita hadapi, dan terbukti sekarang kita masih bisa menikmati hidup. Allah yang paling tahu kapan waktunya dan cara masalah tersebut selesai.
  7. Allah Maha Kuat dan Dia Maha Kuasa memberikan kemampuan kepada para hamba-Nya untuk berikhtiar di jalan-Nya. Jika kita dikuatkan Allah, masalah akan terasa ringan. Tidak ada yang sulit jika Allah mudahkan.
  8. Allah tidak menyukai orang yang berputus asa dan Allah mencintai orang mukmin yang kuat, yang bersungguh-sungguh. Lebih dari cukup bagi kita bahwa Allah adalah alasan kenapa kita jangan berputus asa

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah

Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada seorang mukmin yang lemah dalam segala kebaikan. Peliharalah apa-apa yang menguntungkan kamu dan mohonlah pertolongan Allah, dan jangan lemah semangat (patah hati). Jika ditimpa suatu musibah janganlah berkata, “Oh andaikata aku tadinya melakukan itu tentu berakibat begini dan begitu”, tetapi katakanlah, “Ini takdir Allah dan apa yang dikehendaki Allah pasti dikerjakan-Nya.” Ketahuilah, sesungguhnya ucapan: “andaikata” dan “jikalau” membuka peluang bagi (masuknya) karya (kerjaan) setan.” (HR. Muslim)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s