Menangis Karena Allah

Seorang mukmin adalah orang yang tangguh menjalani hidup namun di saat tertentu sering menangis. Sering menangisnya seorang mukmin bukanlah karena cengeng menjalani hidup, namun di saat kesendiriaannya bersama Allah. Laki-laki sering menangis itu hal wajar namun itu jika ia menangis ketika mengingat dosa-dosanya, mengingat kebaikan-kebaikan Allah, takut kepada-Nya. Sejak dulu kita sering melupakan Allah, sering berbuat dosa, dan jika Allah memberi takdir yang tak enak, justru sering menggurutu. Tapi Allah tidak mengadzab, malah memberi hidayah agar bisa bertobat sebelum meninggal, agar selamat di akhirat kelak. Allah sangat tahu persis dosa-dosa kita. Jangankan jika orang lain tahu, bahkan diri ini jijik dengan diri sendiri. Seandainya orang lain tahu catatan dosa-dosa yang kita lakukan sejak dulu, pasti tidak ada lagi yang mau mendekat. Tapi Allah tidak. Allah tahu persis dosa-dosa kita, tapi Allah masih memberi banyak rezeki-Nya, hidayah-Nya, perlindungan-Nya. Orang masih mau mencintai kita karena tidak tahu apa saja yang tertulis dalam catatan dosa-dosa kita. Hanya Allah yang masih menyayangi kita. Kalau Allah ingin mengadzab mulut kita karena sering berucap buruk, tidak ada hak kita untuk menolak. Karena mulut ini pemberian-Nya, milik-Nya. Kalau Allah mau mencabut telinga ini karena sering dengerin yang nggak bener, tidak ada hak untuk menolak. Telinga ini pemberian-Nya, milik-Nya. Tapi Allah tidak melakukannya. Allah justru ngasih hidayah, memberikan kasih sayang-Nya. Nikmat tuhan mana lagi yang akan didustakan. Adakah yang lebih baik, lebih menyayangi daripada Allah? Tapi kita sering melupakan-Nya, mendurhakai-Nya, malah lebih mencintai selain-Nya. Selain Allah tidak bisa berbuat baik, tidak bisa mencintai kita, perhatian, kebaikan, kecuali karena semuanya Allah lah yang mengaruniakan. Padahal jelas di akhirat kelak siksa-Nya sangat keras. Paling pedihnya siksaan di dunia, tidak ada apa-apanya dibandingkan neraka. Kita malah mengabaikannya. Namun Allah masih saja selalu membimbing, selalu mengingatkan. Nikmat tuhan mana lagi yang akan didustakan.

Image
Menangis karena Allah

Nggak ada yang paling penyayang, paling perhatian, paling peduli, paling baik, paling sabar kecuali Allah. Sangat tidak pantas jika masih mengutamakan selain Allah daripada Dia. Sangat tidak pantas lebih mencintai selain Allah daripada Dia. Allah Maha Agung. Segala ada dalam kekuasaan-Nya. Allah merahmati siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Apakah sudah pasti akan selamat kelak di akhirat. Jika membayangkannya aja udah mengerikan, bagaimana jika benar terjadi mendapat adzab. Kita harus menyelamatkan diri dan orang-orang yang kita cintai agar selamat di akhirat kelak dan berkumpul lagi dalam keabadian. Takutlah di kala suatu masa sudah tidak ada lagi yang bisa menolong kecuali Allah dan siapa yang dikehendaki atas izin-Nya. Menangislah karena takut kepada Allah. Mata yang menangis karena-Nya, Allah mengharamkannya untuk disentuh api neraka. Kelak di hari kiamat Allah akan memberi naungan kepada 7 golongan, diantaranya adalah orang yang dikala menyendiri menangis karena Allah.

“Barangsiapa yang mengingat Allah kemudian dia menangis sehingga air matanya mengalir jatuh ke bumi niscaya dia tidak akan diazab pada hari kiamat kelak” (HR. Al-Hakim).

Semoga Allah mengaruniakan kita mata yang sering menangis karena-Nya

Copas dari: @pencinta_Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s