Tips Menghafal Al-Qur’an

  1.  Berdo’a. Mohon kepada Allah agar dijadikan sebagai bagian dari keluarga-Nya (Ahlullah). Sebenarnya yang terpenting bukan hafalnya, namun prosesnya tersebut membuat kita sering berinteraksi dengan Al-Qur’an, sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah. Pentingnya memohon kepada Allah karena kita tidak bisa apa-apa kecuali yang Allah mampukan. | Tapi saya tidak perlu berdo’a udah bisa hafal kok | Ya hati-hati jangan sampai takabbur. Dan juga janganlah pesimis mengatakan “otak saya susah sekali untuk menghafal”. Berserah dirilah kepada Allah. Karena yang bisa membuat kita mampu untuk menghafal bukanlah kita sendiri, tapi Allah. Sekalipun orang yang otaknya cerdas, tapi kalau Allah nggak menghendaki dia untuk hafal Al-Qur’an, tetap aja nggak ngafalin. Do’a ini pun juga untuk memohon agar Allah menolong kita untuk meluruskan niat. Menghafal Al-Qur’an bukan agar disebut sebagai hafidz, ingin dimuliakan orang lain, dan sebagainya. Tapi untuk kebaikan diri sendiri, agar Allah makin cinta kepada kita, makin dekat kepada Allah. titik.
  2. Gunakan satu mushaf Al-Qur’an. Usahakan jangan diganti (kalau terpaksa ganti, carilah yang sama dengan sebelumnya agar tidak bingung). Kalau bisa gunakan Al-Qur’an pojok biar lebih mudah letak-letaknya dan ada terjemahan per kata untuk membantu memahami artinya.
  3. Mulai lah dari yang mudah, seperti juz amma atau surat-surat lainnya seperti Ar-Rahman, Al-Waqi’ah, Al-Mulk, dan sebagainya.
  4. Usahakan istiqomah. Kalaupun menghafalnya sedikit-sedikit tidak apa-apa asalkan usahakan istiqomah. Karena setiap orang mempunyai kesibukan yang berbeda. Kalau menghafal banyak, tapi tidak istiqomah, nanti mulainya agak susah lagi. Namun jika istiqomah, sekalipun sedikit, kemampuan menghafal otak akan meningkat secara perlahan-lahan. Jadi yang awalnya untuk hafal satu baris butuh waktu sekian, namun lama-kelamaan akan lebih cepat menghafal untuk selanjutnya dengan izin Allah.
  5. Gunakan bantuan audio. Jika memakai android atau yang lain, bisa instal alat pemutar audio yang bisa mengulang-ulang suatu part file audio. Untuk android misalnya menggunakan AB Repeat Player. Untuk murottalnya bisa download atau copy dari teman 30 juz, seperti qari Mishary Alafasi atau yang lain. Misal saat menghafal Surat Al-Waqi’ah ayat 11, maka part audio ayat tersebut didengar berulang-ulang sambil kita melihat ayatnya pada mushaf Al-Qur’an sampai hafal. Penggunaan bantuan audio ini nggak harus karena ada juga yang cepat menghafal tanpa bantuan audia ini, tapi menurut saya ini sangat membantu. Selain mempercepat menghafal, juga menghemat energi suara sehingga proses menghafalnya lebih efisien.
  6. Bagi setiap halaman menjadi 4-6 bagian. Setiap bagian hafalkan berulang-ulang. Setalah satu bagian ini hafal, langsung lanjut fokus hafalkan bagian selanjutnya. Misalnya mau dibagi menjadi 6 bagian. Maka fokuskan untuk menghafal 1/6 bagian pertama berulang-ulang. Setelah hafal, langsung lanjut fokus menghafal ke 1/6 yang kedua (jangan dulu fikirkan yang 1/6 pertama tadi). Begitu seterusnya. Setelah bagian-bagian ini dihafalkan, barulah hafalkan secara menyambung setiap bagian-bagian tadi.
  7. Gunakan sela-sela waktu untuk menguatkan hafalan. Misalnya pas lagi di kosan ngafalin, lalu mau keluar ke kampus atau ke tempat lain. Tentu selama perjalanan lidah nganggur, jadi sayang kalau didiemin. Sebaiknya manfatkan untuk mengulang-ngulang agar hafalannya bertambah kuat. Karena hafalan Al-Qur’an itu cepet sekali hilang kalau tidak dijaga.
  8. Berusaha menghindari hal yang sia-sia apalagi maksiat. Banyak bicara yang nggak perlu ternyata juga bikin kemampuan menghafal jadi kurang maksimal. Dosa itu akan menggelisahkan, ngafalinnya jadi nggak nyaman dan jadi lebih susah. Oleh karenanya juga sering beristighfar.

Tips Menghafal Al-Qur'an

Sebenarnya menghafal Al-Qur’an bukanlah tujuan utamanya. Namun yang terpenting prosesnya untuk mendekatkan diri kepada Allah, agar semakin diridhai Allah. Satu huruf yang dibaca dilipat gandakan pahalanya. Sedangkan dalam proses menghafal, berapa banyak huruf yang dibaca berulang-ulang. Ini berarti akan mendapatkan kecintaan Allah yang besar orang yang sering berinteraksi dengan Al-Qur’an selama niatnya benar. Di antaranya juga tidak hanya menghafal, namun juga mempelajarinya dan berusaha mengamalkannya. Sangat penting juga niatnya. Seperti yang diriwayatkan dalam hadits shahih oleh Imam Muslim, kelak di hari perhitungan akan ada orang yang ahli Al-Qur’an, pandai bacaannya, pandai ilmu agamanya, namun Allah mencampakkannya ke dalam neraka. Penyebabnya hanya karena salah niat. Ia melakukannya bukan karena Allah, tapi ingin mendapat penghargaan, dipuji, ingin disebut sebagai ahli agama/ penghafal Al-Qur’an, atau semacamnya. Niat adalah yang mendasari segala amal. Banyak keutamaan-keutamaan mendekatkan diri kepada Allah lewat Al-Qur’an ini (diantarnya menghafal). Untuk keutaman-keutamannya diposting pada kesempatan lain insya Allah. Semoga menjadi jalan agar lebih termotivasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s