Tanda Mencintai Karena Allah

Terdengar ucapan seseorang kepada pacarnya “aku mencintaimu karena Allah”. Dan pacarnya menjadi senang karena ia merasa dicintai dengan tulus, karena Allah. Tapi, benarkah yang diucapkannya?

  1. Tanda orang yang mencintai karena Allah adalah dia menginginkan keselamatan dan kebahagiaan bagimu dunia akhirat dan dia tidak mengharap balasan untuk balik dicintai ataupun balasan-balasan yang lain darimu. Karena hal itu ia lakukan ikhlas karena Allah. Misalnya seorang laki-laki mencintai seorang wanita dan wanita tersebut pun juga mencintai laki-laki ini. Jika laki-laki ini benar-benar mencintai karena Allah, ia tidak akan mengajak wanita ini untuk zina hati, zina telinga, apalagi sampai pegang-pegangan tangan. Hal ini nggak mungkin akan dia lakukan karena ia menginginkan orang yang dicintainya selamat dan bahagia dunia akhirat, bukan malah menjerumuskannya ke dalam hal yang tidak diridhai-Nya. Sekalipun wanita ini menginginkan untuk pacaran misalnya, laki-laki ini tetap tidak akan mau karena dia tahu itu akan mencelakakan dirinya dan wanita yang dicintainya. Poin pentingnya, seseorang yang mencintai karena Allah tidak akan melakukan semua yang diinginkan oleh orang yang dicintainya. Ia hanya akan berusaha melakukan apa-apa yang baik untuk orang yang dicintainya, sekalipun resikonya orang yang mencintainya itu akan balik membencinya atau menjauhinya. Dan ini nggak cuma berlaku antara laki-laki dan wanita. Namun juga termasuk orang tua dengan anak, dalam persahabatan, dan sebagainya.
  2. Orang yang mencintai karena Allah, ia lebih mengutamakan Allah daripada selain-Nya. Misalnya ada cowok naksir ke cewek, niat nikah. Lalu cewek ini meminta bukti cinta cowok dengan melakukan hal konyol yang seharusnya tidak perlu dilakukan. Kalau memang cinta karena Allah, pasti nggak mau dia melakukannya dan dia akan menasehatinya dengan cara baik-baik. Karena ia mengutamakan apa yang disukai Allah daripada selain-Nya. Kalau memang bikin Allah ridha, ia lakukan. Tapi kalau nggak, dia tidak akan melakukannya.
  3. Orang yang mencintai karena Allah, pasti mencintai Allah dulu. Dan ini nggak mungkin terpisahkan. Logikanya, ranting-ranting dan buah itu tidak akan tumbuh jika tidak ada pohonnya. Pohon itu adalah pondasinya, yakni cinta kepada Allah, sedangkan ranting-ranting/ buah ini adalah mencintai karena Allah. Maka tidak mungkin ia bisa mencintai karena Allah kalau kepada Allah sendiri tidak cinta.
  4. Orang yang mencintai karena Allah sangat kuat ketulusannya. Karena ia tidak mengharap apa-apa dan kepada siapapun kecuali hanya kepada Allah. Allah suka kepada orang yang mencintai dan mengasihi orang lain. Allah suka kepada orang yang memuliakan orang lain. Maka, orang yang mencintai karena Allah tidak mengharap apa-apa kepada orang yang dicintainya. Dan ia pun tidak mengharap kepada orang lain agar dibalas cintanya. Karena dari dalam hatinya benar-benar terpatri kuat kalimat laa ilaaha illallah.  Setiap jiwa berada dalam genggaman Allah. Orang lain cinta atau tidak cinta itu kuasa Allah, bukan kuasa dari orang tersebut. Hanya Allah lah yang bisa membuat cinta itu ada di dalam hati manusia.
  5. Intinya orang yang mencintai karena Allah, dia mencintai kebaikan, keindahan, dan kebenaran (hal-hal yang diridhai Allah) karena tahu Allah suka kepada yang demikian dan ia pun demikian karena rahmat Allah, bukan karena kehebatan dirinya. Allah lah yang menanamkan ke dalam hatinya perasaaan tersebut. Dan orang yang mencintai karena Allah, dia pun juga bisa membenci karena Allah, yakni membenci kepada hal-hal yang tidak Allah senangi. Tidak suka kepada hal-hal lebay (berlebihan), kemusyrikan, keburukan akhlak, dan dosa-dosa lainnya.

Semoga lewat ini kita jadi punya gambaran, bagaimana orang yang memang mencintai karena Allah dan manakah yang hanya sekedar berucap saja.

Dari Abu Hurairah r.a. pula, katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman pada hari kiamat: “Manakah orang-orang yang saling cinta-mencintai karena keagunganKu? Pada hari ini mereka itu akan saya beri naungan pada hari tiada naungan melainkan naunganKu sendiri.” (Riwayat Muslim)

Dan orang yang saling mencintai karena Allah, balasannya bukan karunia kecil. Bahkan bisa mengantarkan kepada cinta yang abadi karena Allah yang akan menaungi mereka kelak.

One thought on “Tanda Mencintai Karena Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s