Jalan Hidup

Terlihat dari raut wajah dan gesture teman ketika bertemu seperti ada kebingungan di pikirannya, seperti bertemu dengan orang kurang dikenalnya. Padahal inilah saya, temannya sejak dulu. Lambat laun teman ini tak sengaja berbicara tentang diri saya yang katanya jadi berubah, jadi sering ngomongin agama.

Di lain waktu bertemu dengan teman yang lain lalu ia berkata kepada saya untuk berhati-hati dan jangan sampai jadi teroris (dengan sedikit meledek). Saya pun terheran sekaligus miris. Begitu buruknya pandangan terhadap Islam bahkan di kalangan umat Islam sendiri seolah-olah Islam itu teroris dan teroris itu Islam. Saya miris karena sebagian umat Islam sendiri tidak memperdalam agamanya sendiri sehingga punya pandangan yang bukan-bukan terhadap agamanya. Ia lebih mengenal Islam justru dari media yang seringkali tidak proporsional dalam pemberitaannya daripada mengenal Islam dari sumbernya langsung. Padahal jika dikaji lebih dalam Islam sama sekali tidak mengajarkan untuk menjadi teroris. Bagaimana mau jadi teroris, bahkan menyakiti hewan aja tidak diperbolehkan. Sedangkan yang melakukan teror dengan mengatasnamakan agama sebenarnya adalah mereka yang mempergunakan agama untuk kepentingan golongannya dan ada juga yang disebabkan tidak mempelajari Islam secara menyeluruh sehingga menafsirkan dalil secara satu sisi saja dan mengabaikan sisi yang lain. Oleh karenanya jadi salah tafsir.

Di tempat lain bertemu dengan orang lain yang saya hormati lalu beliau mengatakan kekhawatirannya terhadap saya karena ia menyangka saya ikut Islam beraliran keras. Saya agak kaget mendengarnya meskipun di satu sisi saya senang karena beliau ada rasa perhatian kepada saya padahal sudah lama tak bertemu. Akhirnya saya jelaskan bahwa saya memperdalam agama diantaranya adalah justru untuk membentengi diri dari aliran-aliran yang tidak jelas kebenarannya sehingga jadi lebih mengenal mana yang memang Islam dan mana yang berupa “hasutan” dengan kedok agama. Padahal saya bukan Islam aliran keras bahkan tidak mengikuti aliran atau golongan Islam manapun kecuali ingin terikat pada Islam. Dan sudah pernah saya katakan, “tidak ada golongan yang sempurna. Yang ada adalah agama yang sempurna, yakni Islam”. Paham golongan tidak ada yang sempurna, pasti ada celah kesalahan di situ karena yang bikin golongan-golongan itu juga manusia. Paham-paham golongan tersebut hanyalah sebagai instrumen/ diantara jalan untuk bisa memahami Islam lebih sempurna (saling melengkapi). Kalau ada perbedaan, pelajarilah dengan benar mohon bimbingan Allah dan ambil mana yang diyakini kebenarannya. Jika ada yang salah, tinggalkan. Jika bersungguh-sungguh berjuang di jalan Allah (diantaranya mencari kebenaran karena Allah), Allah pasti nunjukin jalan. Karena Allah Maha Penyayang tidak mungkin menelantarkan hamba-Nya pada kesesatan apalagi jika hamba-Nya bersungguh-sungguh dalam do’a maupun ikhtiarnya.

Di lain waktu lagi ada teman lain menganggap saya aktif di organisasi Islam dan disitulah terkena pengaruh “Islam” sehingga jadi terlihat berubah sering ngomongin agama. Padahal tidak ada pengaruh dari orang luar. Tidak ada orang lain yang mempengaruhi saya untuk lebih mendalami agama ataupun kejadian.

Lalu darimanakah penyebab perubahan itu? Sumbernya bukan dari pengaruh luar, namun dari dalam, dari hati saya sendiri. Ada sesuatu yang agak aneh yang saya rasakan di dalam hati beberapa tahun lalu dan akhirnya itu jadi titik belok jalan hidup. Beberapa teman ada yang menanyakan kenapa beberapa tahun ini tiba-tiba jadi sering ngomongin tentang agama. Padahal waktu dulu, ya tahu sendiri lah. Kalau ada kesempatan mau nulis di blog ini tentang perjalanan hidup beberapa tahun ini, biar jadi “clear”. Apa yang menjadi sebab titik belok, apa yang didapat, kesalahan-kesalahan dulu yang pernah diperbuat yang harus diperbaiki, hikmah-hikmah, pengalaman, dan sebagainya.

One thought on “Jalan Hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s