Orang Yahudi Zionis mau dibunuh atau nggak, tetep akan mati. Apakah lewat kena tembak, kena penyakit, atau udah berusia senja, tetep akan mati. Sunnatullahnya, nggak ada makhluk yang abadi. Kita semuanya akan mati pada saatnya.
Hidup di dunia hanya menjalani berbagai ujian. Dan setiap perbuatan ada balasannya masing-masing. Yang beruntung yang meninggal dalam keadaan husnul khotimah, yang celaka yang mati bawa banyak dosa apalagi kalau sampai surga diharamkan kepadanya.
Gambar

Jadi, bagi mukmin, mau menang perang atau nggak, mau mati atau nggak, tetap menang (beruntung). Bagi yang dzalim, mau menang perang atau nggak, tetap kalah (celaka). Kemenangan atau kekalahan tidak sekedar dihitung dari waktu di dunia yang sebentar, namun juga untuk waktu yang selamanya.

Perumpamaan orang mukmin itu seperti tanaman lunak dan lembut yang dapat digoyangkan oleh hembusan angin, sesekali miring dan kemudian tegak kembali sehingga bergoyang-goyang. Sedangkan perumpamaan orang kafir adalah seperti pohon cemara yang tegak berdiri di atas akarnya tidak dapat digoyangkan oleh sesuatu apapun sehingga ia tumbang sekaligus. (Shahih Muslim No.5025)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s