Life Mapping

Peta hidup sangat membantu untuk menjalani hidup dengan jelas dan terarah. Yang terpenting dari peta hidup tidak sekedar untuk meraih kesuksesan duniawi, namun juga agar terus ingat hakikat di dunia ini.

Allah tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka menyembah/ beribadah kepada Allah. Jadi penting untuk direncanakan hal-hal umum/ konsep (lalu secara detil) yang akan dilakukan di dunia dan pastikan apakah hal tersebut akan bermanfaat di akhirat kelak. Rugi kalau kita menjalani hidup di dunia lalu Allah tidak menghitung ikhtiar kita sebagai ibadah. Hidup hanya satu kali, kalau udah meninggal nggak akan bisa balik lagi ke dunia untuk memperbaiki amal. Sesuatu hal yang bermanfaat di akhirat kelak tidak sekedar beribadah yang bersifat ritual. Namun bekerja, belajar, menikah, mendidik anak, dsb juga termasuk ibadah jika niatnya ikhlas.

Kesuksesan itu nggak bisa diukur dengan banyaknya harta yang dimiliki, tingginya jabatan di perusahaan besar, dan sebagainya namun seberapa bernilai di sisi Allah. Mau jadi engineer tapi kalau lupa kepada Allah, takabbur, niatnya hanya duniawi saja, tentu rugi waktu dan tenaga yang telah Allah berikan. Udah stress banyak mikir, pahalanya nggak maksimal. Rugi banyak. Sukses itu adalah seberapa bernilai apa yang dilakukannya dalam pandangan Allah. Misal ingin jadi engineer sebagai amal ibadah, ingin berkarya memberi kontribusi kepada dunia sehingga banyak orang yang bisa mengambil manfaat dari karya yang telah kita buat. Kalau niatnya karena Allah, bisa jadi amal jariyah. Meskipun engineer/ ilmuwan tersebut meninggal, namun pahalanya bisa ngalir terus.

Setiap orang mempunyai potensi masing-masing sesuai kadar yang Allah tentukan. Lakukan apa yang bisa lakukan sesuai kemampuan dan niatkan sebagai ibadah. Kita tak pernah tahu, bisa jadi orang yang punya pekerjaan yang terlihat remeh kebanyakan orang namun punya kemuliaan besar di sisi Allah. Dan bisa jadi pula orang yang berprofesi menurut banyak orang adalah “sukses”, namun tidak ada artinya di sisi Allah. Oleh karenanya yang diberi kebatasan oleh Allah janganlah minder dan yang diberi kelebihan kemampuan janganlah terlalu percaya diri. Kita semua sama-sama manusia. Punya potensi sama-sama diberi oleh Allah, bukan oleh kehebatan diri. Dan setiap anugerah yang Allah berikan akan dimintai pertanggungjawabannya.

Merencanakan hidup hanyalah bagian dari ikhtiar. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Bisa jadi meninggal di usia muda karena malaikat maut bisa datang kapan saja tanpa diduga. Namun perencanaan ini adalah ikhtiar atau ibadah. Meskipun nggak kesampaian apa yang ingin dicapai, semoga Allah telah mencatat kebaikan dari perencanaan tersebut. Karena niat baik aja itu ada nilainya di sisi Allah.

Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. (Qs 103: 1-3)

3 thoughts on “Life Mapping

  1. Sumpeh ini website bermanfaat banget makasih banyak atas pencerahannya alhamdulillah nambah ilmu dan pengetahuan~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s