Bukankah jika Allah berkuasa membuat kita mencintai seseorang, maka Allah berkuasa pula menghilangkan rasa cinta tersebut atau menggantinya pd orang yang berbeda? Maka, jangan sampai terkatakan dalam hati “cinta adalah segalanya” atau “orang yang ku cintai adalah segalanya”. Dngan meminta prtolongan Allah, tanamkan hingga terpatri kuat dalam qalbu, “Allah segalanya bagiku”

One thought on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s