Konsekuensi “Aku mencintai Allah” adalah ujian. Kesulitan (biasanya lbih menentramkan karna malah selalu inget Allah dan jadi nyaman, hanya butuh kekuatan/ keuletan) dan yang celaka ujian kelapangan, saat keindahan dihadirkan, hati selalu digoda “lupakan Allah, lupakan Allah…” tanpa disadari, naudzubillah. Hati berjuang keras untuk selalu menyebut Allah, Allah, Allah, Allah….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s