Apakah Takdir Bisa Berubah atau Telah Ditetapkan?

Tiada sesuatu yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan tiada yang dapat menambah umur kecuali amal kebajikan. Sesungguhnya seorang diharamkan rezeki baginya disebabkan dosa yang diperbuatnya. (HR. Tirmidzi dan Al Hakim)

Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lohmahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. (Fathir:11)

Dari Hadits dan ayat Al-Qur’an di atas, terlihat jelas seolah-olah bertentangan. Hadits mengatakan umur bisa bertambah dengan amal kebajikan, namun dalam ayat Al-Qur’an umur telah ditetapkan, tidak bisa ditambah ataupun dikurangi. Apakah ini suatu kesalahan?

Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Ar-Ra’d:11)

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lohmahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.(Al-Hadiid:22)

Hmm…. surat Ar-Ra’d ayat 11 mengatakan Allah tidak akan mengubah keadaan (nasib) suatu kaum kalau kaum itu tidak mengubah apa-apa yang ada pada mereka. Namun surat Al-Hadiid ayat 22 justru mengatakan kalau apa yang terjadi pada kita adalah ssesuatu yang TELAH ditetapkan dalam Lauhul Mahfuzh. Apakah ini suatu kesalahan?

Insya Allah akan dijelaskan yang justru kita akan menemukan ketakjuban dari sifat Allah, akan menemunkan kehebatan Allah Yang Maha Pandai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s