Al-An’am (63-64)

Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dan dengan suara yang lembut (dengan mengatakan): “Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur.” Katakanlah: “Allah menyelamatkan kamu daripada bencana itu dan dari segala macam kesusahan, kemudian kamu kembali mempersekutukan-Nya.” (Al-An’am:63-64)

Terhenyut hati saat di beranda facebook terpampang ayat ini (lewat aplikasi Daily Qur’an/Hadits dari seorang teman fb). Kalau direnungi, seandainya kita dalam musibah/mengalami bencana, atau misalnya saja naik pesawat. Saat terbang darurat apalagi terbang di atas samudera luas yang jauh dari pulau, pasti kita menyebut “Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah…..selamatkan kami” dengan penuh harap dan takut. Hanya Allah yang kita sebut, hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Seandainya Allah menyelamatkan kita, lalu sampai mendarat dengan selamat dan mendapat pertolongan lewat tim penyelamat. Alangkah senangnya kita, sangat bersyukur kepada Allah setelah menyelamatkan nyawa kita.

Namun setelah beberapa minggu/bulan, mulai lupa lagi. Akhrinya yang diseru bukan Allah  lagi, tapi “Kaya…kaya…kaya…. saya harus kaya….jabatan….jabatan….jabatan…..saya harus menjadi penguasa…….Popular…..popular….popular…..saya harus terkenal”, balik lagi menuhankan dunia, takut pada dunia, takut jauh dari dunia, takut nggak dapet dunia, “memohon” pada dunia, mau melakukan apapun untuk mendapat dunia….Naudzubillahi mindzalik. Sering diri ini tak sadar telah menyekutukan Allah. (Ya Allah, ampuni dosa-dosa kami), padahal Allah yang telah menciptakan kita dan memberikan karunia yang sangat banyak.

Jika kita merenung ayat-ayat Al-Qu’ran dengan seksama, banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang meskpun hanya satu ata beberapa ayat tapi maknanya sangat dalam dan cakupannya luas.

Jangan mengira ayat di atas hanya untuk orang non islam (kafir), bahkan kita yang beragama Islam pun sering “luput” dari peringatan ini.

Katakanlah: “Allah menyelamatkan kamu daripada bencana itu dan dari segala macam kesusahan, kemudian kamu kembali mempersekutukan-Nya.”(Al-An’am 63)

Laa ilaaha ilallah… Tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s