Banyak Mendengar, Tidak Hanya Bicara Banyak

Mendengarkan adalah salah satu cara efektif untuk mempelajari suatu. Saat kita mendengarkan orang lain, kita mempelajari isi dari yang orang lain katakan bahkan siapa sebenarnya mereka. Mendengarkan orang lain disini tentu tidak hanya asal mendengar. Menjaga kontak mata dan bahasa tubuh yang positif juga sangat diperlukan untuk menyampaikan secara tidak langsung bahwa “saya benar-benar menghargai anda ketika bicara”. Tapi kita juga jangan cuma mendengarkan, kita juga harus pandai merespon, memberikan umpan balik. Obrolan ini akan terasa menyenangkan dan akan adanya sikap saling menghargai.
Indonesia masih gak maju-maju. Mungkin karena ini, banyak bicara, berorientasi terhadap diri mereka sendiri, egois, menjaga citra diri, tapi tidak mendengarkan orang lain dan tidak memerhatikan di sekitar. Tapi, orang yang banyak bicara menjadi menonjol dalam suatu komunitas. Mungkin ini bisa dimengerti karena “banyak bicara” adalah skill yang tampak, yang mudah terlihat. Tapi banyak yang tidak melihat bahwa skill yang “tidak tampak”, yang sepele, yaitu mendengarkan, justru adalah kemampuan yang sangat penting dan bermanfaat besar, bahkan mungkin orang tidak mudah untuk memilikinya. Jadi, cobalah untuk memilikinya

One thought on “Banyak Mendengar, Tidak Hanya Bicara Banyak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s