Hidup Ada yang Mengatur, Semuanya Adil

Hidup ini ada yang mengatur, Yang Maha Adil. Dialah Allah. Jika kalian merasa hidup ini tidak adil, berpikirlah lebih luas lagi karena sebenarnya ada sesuatu yang lebih baik dari itu semua. Sabar dan Sholat. Hadapi, berusaha untuk menemukan dan melakukan solusinya, insya Allah suatu saat akan mendapat yang jauh lebih baik. Mungkin bukan sekarang, bisa nanti atau kapan lah kita juga tidak tahu karena itu rahasia Allah. Yang pasti semua yang kita kerjakan pasti ada ganjarannya.
Jangan merasa hidup ini tidak adil, maka kita berpikir untuk mengambil hak orang lain. Kita sudah ditentukan rezeki yang akan kita peroleh, yang penting kita selalu berbuat benar dan tidak melakukan maksiat, insya Allah hidup kita terjamin.
Pernah saya melihat acara di TV untuk lebih memahami, apakah orang yang mencuri akan mendapat rezeki yang lebih dari ketentuan-Nya? Begini ceritanya. Ada 2 orang naik mobil kemudian memarkir mobilnya untuk sekedar membeli sesuatu. Anggap Mr.A dan Mr.B. Saat mereka turun, mereka melihat seorang gelandangan duduk dipinggir jalan dengan baju yang kotor dan lusuh. Saat itu Mr.A bilang kpada Mr.B, “Ingatkan saya jika saya lupa, nanti setelah kita selesai membeli sesuatu, saya akan memberi gelandangan itu Rp.10.000,-“. Kemudian mereka pergi ke toko yang agak jauh dari tempat parkir. Saat itu juga gelandangan menggunakan kesempatan itu untuk mencuri tebeng velg mobil Mr.A dan Mr.B. Gelandangan itu berhasil mencuri, kemudian bergegas ke toko barang bekas untuk menjual hasil curiannya. Dan hasil uang yang didapat dari menjual barang curiannya adalah Rp 10.000,-. Di tempat parkir tadi, Mr.A dan Mr.B kembali ke mobil dan ingin memberikan Rp 10.000,- kepada gelandangan tadi. Tapi gelandangan tadi sudah tidak ada. Tebeng velg mobil milik Mr.A dan Mr.B yang seharga Rp 10.000,- juga tidak ada dicuri gelandangan tadi. Ok, apa kesimpulan dari kejadian ini? Mencuri atau tidak, mencari rezeki dengan cara halal atau tidak, rezeki ada yang mengatur. Seandainya gelandangan tidak mencuri, bukankah akan mendapat Rp 10.000,- juga? Bahkan dengan jalan yang halal, yang berkah. Meskipun dengan jalan mencuri, apakah menjamin mendapat harta yang lebih?
Tidak, banyak pencuri yang tertangkap, hidup melarat di dalam penjara, dll. Meskipun berhasil mencuri, hidupnya tidak akan berkah. Suatu saat nanti akan ada yang diambil dari mereka, tanpa ada sebab jelas pengeluaran mereka menjadi banyak, dll sehingga tidak akan pernah puas /terpenuhi kebutuhan mereka meskipun dengan harta banyak. Tidak hanya dalam mencuri, tapi dalam hal yang lebih luas, mengambil hak orang lain (materi dan non-materi), melakukan hal tidak di jalan semestinya, berjudi, mafia hukum, korupsi, suap, “membeli” pekerjaan, makelar kasus, dll juga tidak boleh.
Hidup adalah ujian untuk mengetahui keimanan dan ketaqwaan kita. Dengan memberikan informasi seperti ini, bukan berarti saya ingin mengatakan secara tidak langsung bahwa saya adalah adalah orang yang sempurna yang terbebas dari kesalahan. Saya tahu tentang ini, maka saya menyampaikan ini agar kita semua punya kesadaran dan saling mengingatkan saat dari kita ada di jalan yang salah. Bukankah kita semua ingin menuju ke kehidupan yang jauh lebih baik bersama-sama?

One thought on “Hidup Ada yang Mengatur, Semuanya Adil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s